Well, what a bored Sunday.
Biasanya hari gini aku les privat di rumah temanku.
Tapi, berhubung temanku lagi ke balikpapan, jadinya lesnya diliburkan dulu.
Harusnya ku senang, soalnya selama ini, gara-gara ntu les, aku jadi gak bisa nonton kartun kesukaanku...
Lah ini, udah gak les aku malah bosen.. ckckckck...
Begitulah manusia, tidak pernah merasa puas akan sesuatu yang telah diberikan.
Ia tidak pernah puas akan apa yang ia punya, dan akan cepat merasa bosan dengan sesuatu yang diberi.
Lihat deh, siswa di sekolah selalu ingin liburan. Tidak ingin berada di sekolah terus-menerus.
Tapi coba kalau udah liburan, mereka malah inginnya cepet-cepet sekolah, soalnya bosan berada di rumah terus.
Itu baru contoh kecil atas sifat manusia, yaitu serakah dan tidak pernah mau merasa puas.
Bagaimana dengan orang yang merasa bangga dengan wajah hasil operasi plastik daripada wajah aslinya?
Please deh! Itu wajah palsu, bukan gambaran asli diri kita yang sebenarnya. Lagipula, masa meraka bangga dengan wajah yang udah diotak-atik gak karuan kayak gitu? Emangnya bahannya gak berbahaya apa?? Bangga gitu ya dengan hasil muka kayak kantong kresek?
Kalau wajahmu jerawatan, hargai itu, cintai itu. Kalau wajahmu berminyak, hargai itu, cintai itu. Kalau hidungmu pesek dan bibirmu tebal, hargai itu, cintai itu (kok aku kayak dekskripsikan diri sendiri ya? Hehehe). Justru itu lah yang membedakan diri kita secara fisik dengan orang lain.
Lalu dengan orang yang suka sekali memilah-milih makanan (in this case, I am).
Bersyukurlah kalian masih bisa makan dengan nyamannya. Perhatikan saudara kita yang lain, mengorek-ngorek tempat sampah sepanjang hari hanya untuk mencari uang untuk makan satu hari. Lah kita, di kasih makan yang mewah-mewah, enak-enak, malah dibuang.
Apa gak sakit hati tuh saudara kita yang lain?
Makanlah apa yang telah dihidangkan. Kalau gak suka ikan, cobalah dari sekarang makan sedikit-sedikit dulu, gak selamanya lho kita bisa makan makanan yang kita suka, ada saatnya kita harus makan makanan yang ada aja.
Hargailah apa yang udah diberikan ama Tuhan (in my case, Allah SWT).
Sesungguhnya, kita ini sebenarnya sudah diberi lebih ama Allah. Hanya saja karena sifat kitalah, justru kita malah menganggap semuanya kurang.
Bersyukurlah kita sudah diberi ijin untuk hidup di dunia ini sebagai manusia, makhluk ciptaan yang paling sempurna di antara yang lain. Walaupun manusia itu banyak yang serakah, munafik, dll, tapi manusia itu masiiih saja disebut makhluk ciptaan yang paling sempurna. Padahal coba liat deh, malaikat itu selalu rajin beribadah kepada Allah, selalu melaksanakan perintahNya tanpa terkecuali, dan menjauhi semua laranganNya. Tapi, mereka tidak disebut sebagai makhluk ciptaan yang paling sempurna. Karena, di atas semua ketaatan mereka, di atas semua kesetiaan mereka, kita diciptakan mempunyai hati, mempunyai perasaan.
Oleh karena itu teman-temanku sekalian, marilah kita bersama-sama beribadah dan bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan-Nya kepada kita. Dan jangan lupa, ulurkan tangan kita kepada saudara-saudar kita yang sedang membutuhkan. Sesungguhnya apa yang telah diberikan kepada kita itu hanya titipan saja, maka jagalah baik-baik dan pergunakan sebijak mungkin.
Wahh... aku be-comel ria ni kayaknya.
Tapi tulisannya bijak banget ya? Gak nyangka ini anak umur 13 tahun yang nulis, hehehe
Well,
Setidaknya aku senang dilahirkan secara utuh sebagai manusia, dititipkan kepada keluarga yang sangat mencintai aku, dan dikelilingi oleh teman-teman yang selalu mendukungku
~a inspirational-girl who has thousands minds in her head~
Chit Chat~
Feedjit
Twitter Updates
Sabtu, 31 Oktober 2009
I'm proud of being HUMAN
Red Score
28-29 October 2009
Got a red score. AGAIN.
What’s wrong with me? Everyone reach the top, while I still on the ground.
Everyone got 9 while I just got 8
Everyone got 8 while I just got 7
Everyone successed while I failed.
So shame when see that deadly score. Really wanna cry.
Hoping I was sleep and that bad things just a nightmare. Only. Not more
Then lying to parents. Say that the score was same, all of.
And they just believe caused I’m their golden child.
OMG twice.
Why my parents always hung their hope to me?
Why my vellas have to be cheated and got a great score? Isn’t better to be pure?
Why there’s such a thing called midterm ?
WHY MY SCORE HAS TO BE THAT BAD???
Enough for the posting today.
Really have to sleep. Wanna release the migraines.
And hope what happened today JUST a NIGHTMARE !







