Have an account?

Selasa, 05 Oktober 2010

Don't Look Back - Adhitia Sofyan

I've been in the mellow situation this all week.
And there's a song that really really makes me feel more sad. It's a song from my idol, Adhitia Sofyan.

About the song :
Being left behind by that special someone and pretending to be strong.
(I never been in kind of a relationship but I feel the sadness in this song)


Don’t Look Back


Don’t look back
I’ll be holding your picture
Until you walk into the door

In this old house
I’ll be spending my time
Watching the dust flying in the wind

Waking up to empty Saturday nights
Wonderful time of the day
Secretly wasted and hopelessly fading
Till you walk into the door

Don’t look back
You go full speed ahead now
While these walls
Freeze me back in time

In this old / small town
I’ll be spending my time
Watching the lights went down /go down in the night

READ MORE......

Minggu, 26 September 2010

It's a BIG disaster, EVER

Tugas numpuk, besok ada ulangan dan aku belum belajar sama sekali. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

READ MORE......

Kamis, 26 Agustus 2010

:)



Kaichou wa maid sama chap 52.
I think this page is really so sweet :)


READ MORE......

Kamis, 19 Agustus 2010

MODEM

MODEM'S DISASTER!
SAAT LAGI PENTING-PENTINGNYA MALAH GAK BISA DIPAKE!
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

READ MORE......

Minggu, 15 Agustus 2010

Homesick. Homesick. Homesick

People said that a person that feeling homesick is a loser. So, I'm a loser cause I feel homesick right now


Well, here I am in the metropolitan city, people always called it, Paris van Java. Yup, you're right. Now, I'm in Bandung. Not to have my holiday but to study.
Actually, live in here is quite fun. I mean the people, the places, the atmosphere are very very different from Samarinda.
The people in here is soo fashionable. So the first thing to do when I arrived in here was changing my fashion haha (what a girl!).

In the dormitory (yeah I live in dorm) is yeeah fun. The people are so lovely. My roommates are mostly my senior, by they're very kind to me. They don't think me as the junior but as their friend. I love them.

My classmates are very nice too. They're very crazy haha! I've been stick to some peoples. They are Monic, Chacha, Egin, and Ikita. They're very very easy going and nice to me.

But, hhmm, I don't know, I always feel that even I'm enjoying to be in here, I always wanna go home, back to Samarinda. Sometimes I feel that this is not the place where I belong to. Even if my room is very noisy, I feel that I'm not the part of them. Got it?

So, at 8 or 9 p.m, I always phone my BFF since the elementary school until now (we're very romantic, aren't we? haha) and always tell her about what I feel right now. And it's quite make me relief.


Maybe I just get homesick. Yeah.


AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
I can't wait to go back to Samarinda on 29 of August. It's still 2 weeks later! AAAAAAAAAAAAAAAAAA

READ MORE......

Senin, 21 Juni 2010

Letter to Reyza

Reyza, apa kabarmu kawan?
Baik-baik saja kah dirimu di sana?


Kami semua baik-baik saja di sini.
Maaf tadi aku tidak bisa bergabung dengan teman-teman yang lain, bukan maksudku untuk melakukannya.

Hey Ja, waktu itu cepat sekali berlalu ya.
Entah kenapa baru kusadari banyak sekali hal-hal dan kejadian yang sudah kita lalui.
Padahal baru kemarin rasanya pertama kalinya kakiku menginjakkan kaki di spansa
dan sekarang?
Aku akan melangkahkan kakiku meninggalkan tempat yang mengajarkanku disiplin, kerja keras, rasa sakit, kebersamaan, persahabatan, dan juga cinta.

Jujur aja ya Ja,
Sebenernya berat banget bagiku untuk ninggalin kelas, sekolah, kota,
yang selama ini sudah kita tempati dan kita isi di dalamnya dengan memori dan kenangan akan kita.
Tapi aku tak boleh berkata seperti itu, karena yang memilih dan memutuskan untuk mengenyam pendidikan di pulau jawa adalah keputusanku.

Namun Ja, melihat wajah teman-teman,
entah kenapa aku sedikit ragu akan keputusanku.
Benarkah jalan yang ku ambil ini? Apakah ini memang jalan yang terbaik buatku?
Semua pertanyaan semacam itu selalu menghantuiku setiap saat.

Tapi pas denger sahabat baikku bilang, "Kamu ini aneh Yus! Kamu udah dapet kesempatan bagus kayak gini kamu masih nanya mesti diambil atau gak. Kalau aku jadi kamu, tanpa pikir panjang langsung aku ambil. Yah, andai aku punya kesempatan kayak kamu."
Aku menyadari,
ternyata aku ini SERAKAH. Di saat orang menginginkannya, aku malah berencana untuk membuangnya.
Sekarang aku menyadari, sebagai manusia aku bukanlah sosok yang sempurna.

Oh ya Ja, kemaren tanggal 10 Juni kita ngadain acara perpisahan khusus Clabbing.
Seru sekali lho acaranya, walau di tengah-tengah ada sedikit kesalahan teknis.
Overall, It was a great day.

But, somehow in my heart I wish you and Rere were there too.


Ah Reyza, berbincang-bincang denganmu membuatku tak sadar akan waktu.
Sudah jam 9 sekarang dan aku belum menyantap makan malamku. Pantas perutku terasa sakit.

Oke, itu semua apa yang selama ini mengisi pikiranku. Maaf apabila tiba-tiba saja aku menuliskan isi post ini untukmu Ja.

Mungkin inilah saatnya bagiku untuk berhenti mengetik.
Jika aku masih dibiarkan mengetik, bisa-bisa aku berbincang lagi padamu sampai jam 3 pagi.
Kalau aku tak tidur pada jam segitu, besok paginya aku tidak fit dan tak bisa mengikuti les dengan prima.
Ah, lagi-lagi aku melantur lagi.

Bye, Reyza. Thanks sudah menjadi tempatku mencurahkan isi kepala ini.
Baik-baik saja ya di sana.


I will always love you, Reyza. You're my unforgettable friend.


Love,
Yusrina

READ MORE......

Selasa, 08 Juni 2010

Berhenti saja

POSTINGAN TENTANG KEPINGAN (CALON) NOVEL DIHENTIKAN

Maaf ya, tapi menurut saya dan pendapat beberapa beberapa orang teman,
sebaiknya yang kepingan novel itu dihentikan saja persebarannya, mengingat betapa banyak kasus yang beredar di dunia perinternetan (kasus apaan emang?)

Jadi, saya mohon maaf kepada fans-fans (calon) novel saya (wakakak kayak ada fans nya aja)

Sekian saja pemberitahuan dari saya,

SALAM OLAHRAGA!

READ MORE......

Lagu (yang lagi-lagi diubah) versi nyeleneh

Pagiku cerahku – matahari bersinar
Ku gendong tas laptopku – di pundak

Selamat pagi semua – kunantikan dirimu
Di depan kelasmu – menantikan kami


Solo: Guruku tersayang… guru tercinta
Tanpamu apa jadinya aku
Tak bisa aritmatik.. mengerti logaritma
Guruku terima kasih ku

Nyatanya diriku – sering buatmu marah
Namun segala maaf – kau berikan

Selamat pagi semua – kunantikan dirimu
Di depan kelasmu – menantikan kami

Solo: Guruku tersayang… guru tercinta
Tanpamu apa jadinya aku
Tak bisa biologi.. mengerti genetika
Guruku terima kasih ku

Buruknya perangaiku – sering buatmu sedih
Namun sejuta sabar – kau curahkan

All: Guruku tersayang… guru tercinta
Tanpamu apa jadinya kami
Tak lulus ujian.. mengerti banyak hal
Guruku terima kasih ku (2X)

READ MORE......

Senin, 07 Juni 2010

Malam adalah malam

Orang menganggap malam itu mengerikan.
Tapi tidak bagiku.


Malam adalah saat dimana matahari menyembunyikan sinarnya yang perkasa dan digantikan oleh sinar bulan yang temaram namun anggun.
Saat dimana seluruh penghuni bumi terlelap, menjelajahialam mimpi mereka.
Saat dimana keheningan dan suasana sunyi menyeruak memenuhi ruang.


Tapi bagiku saat malam adalah ketika aku terduduk di batas sepi, mencurahkan segala keluh kesahku selama ini yang menyesakkan dada sambil dikelilingi selaksa keheningan malam yang senantiasa menemani.
Karena sesungguhnya saat malam adalah saat yang paling tepat untuk menenangkan diri, menjauhkan dirimu dari hingar bingar kehidupan, dan memanjakan diri serta pikiran di dalam keindahan suasana malam yang sunyi nan sepi.
Itu umumnya.

Tapi kesan malam dalam diriku lebih mendalam daripada siapapun jua
Malam selalu menemaniku, tak pernah sekalipun ia biarkan aku kesepian. Aku tak pernah merasa kesepian di kala aku terbangun di tengah malam karena mimpi buruk yang ‘menyerang’ku atau di saat mataku tak mau mengistirahatkan dirinya. Padahal aku sendirian, hanya aku yang terjaga. Suasana tenang dan sunyi yang berkeliaran seakan-akan menemaniku hingga aku tertidur kembali.

Sumber inspirasiku adalah malam. Aku sering menulis, mencurahkan segala macam hal ke atas kertas. Tapi aku bukanlah seseorang yang sempurna yang tak pernah buntu akan ide. Malahan aku selalu buntu. Berkat malam, ide-ide itu menjadi sesuatu yang tak terbatas. Ketenangan dan keheningannya mampu membuatkumenggali setiap inchi pikiranku. Hasilnya, berlembar-lembar kertas mampu kupenuhi dengan berbagai macam tulisan yang menakjubkan.

Malam adalah temanku. Ia adalah teman yang takkan pernah terganti oleh waktu. Selagi aku tumbuh dan mulai berubah mulai dari fisik hingga pikiran, ia akan terus menjadi malam yang kukenal dengan segala kegelapan dan keheningannya.


(P.S: Insomnia bukanlah sesuatu yang harus disesali atau di’kutuk’. Insomnia adalah suatu keadaan yang menguntungkan karena dengan mengalaminya berarti mempunyai kesempatan untuk berkenalan dan membina pertemanan dengan sang malam.
Trust me, night is a good friend )


Love,
Rinarchie (seorang remaja biasa yang sering terkena insomnia)

READ MORE......

Rabu, 14 April 2010

I'm back

I'm back, minna-saaan!
Lama banget ya gak posting di sini. Kangen banget deh jadinya. haha.
Akhir-akhir ini sibuk banget sama ujian-ujian. Maklum udah kelas 9. hahaha.
Well, FYI, entah ini bad news or good news atau malah ordinary news, aku bakal posting novel yang lagi aku bikin *mudahan sampe selesai, amin*

Well then, enjoy it guys ^_^

READ MORE......

Selasa, 05 Januari 2010

Dream On :D

Cita-cita.
8 kata dan satu tanda hubung.
Tapi sangat penting bagi kehidupan kita semua.

Sebenernya, cita-cita itu apa sih?
Kenapa sampai sangat-sangat dijunjung tinggi oleh orang-orang?
Setiap orang pasti pernah bertanya atau ditanya sejak mereka masih dini,
“apa cita-citamu ?”

Pasti ada yang menjawab,
“aku pingin jadi dokter!”
“Pilot!!”
“Aku mau kayak ibu guru!”
“kalo gede nanti, aku pingin jadi presiden!”
Dan sebagainya.


Dan kalian semua tau gak,
Setiap orang terkenal atau sukses,
Itu semua karena cita-cita mereka sejak kecil dan untungnya cita-cita itu didukung oleh orang tua mereka.

Nah sekarang,
Coba ajukan pertanyaan di atas.
Bisakah kalian menjawabnya ?

Riset membuktikan 60 dari 90 anak yang ditanya pasti tidak bisa menjawabnya.
Jika mereka ditanya mengapa mereka tak bisa menjawab, mereka akan bilang,
“Belum kepikiran tuh” atau “ngapain mikirin sekarang?” dan sebagainya

Dan aku termasuk dari 60 anak tersebut.
Aku masih bingung sampai sekarang apa cita-citaku.
Dulu pas masih TK, aku pingin banget jadi dokter. Menurutku jadi dokter itu lucu. Dengan jas putih yang dipakai, stetoskop yang menggantung di leher, dan tangannya yang menari-nari di atas resep dokter. Menurutku itu keren.
Kemudian aku beranjak ke masa SD. Waktu itu aku pingin jadi guru. Sosoknya yang lembut dan sabar mengajari kami pelajaran sampai bisa, namun di satu sisi ia bisa menjelma menjadi sosok yang tegas ketika salah satu dari siswanya berbuat nakal. Betapa bijaknya ia di mataku waktu itu.
Abis itu sekarang, SMP. Yang sering dibilang orang sebagai masa yang tanggung, batas akhir masa kanak-kanak dan pintu awal menuju masa yang dewasa. Entah kenapa, tiba-tiba aku tak tau ingin jadi apa. Entah kemana pikiran kreatifku sejak SD. I don’t know. Mungkin karena di masa ini aku sudah kenal dengan yang namanya ‘perasaan’, aku takut. Yah, aku takut untuk bermimpi. Aku takut jika ternyata aku tak dapat mencapai cita-citaku. Aku takut untuk menghadapi rasa sakit dan kecewa yang menyeruak di dada.

Tapi setelah merenung selama 1 minggu (thank God, liburan ini sungguh membosankan), ada satu pertanyaan yang terus stuck di otakku, bagaimana nasib orang yang tak punya mimpi ?
Apakah mereka akan menjalani hidup tanpa tujuan? Atau mereka tetap ada tujuan tapi selalu merasa hampa?
Wah, jangan sampai kita semua kayak gitu ya.

Jadi satu kata kalau aku ditanya apa cita-citaku,
Dengan bangga aku akan menjawab,
“Aku pingin jadi penulis!” (untuk saat ini, mudahaan kecapai, amin)

Mengapa?
Well, karena dengan tulisanlah aku bisa menumpahkan apa isi hatiku,
Apa yang selama ini ku pikirkan
Apa yang selama ini menyesakkan dada.
Yang perlu kulakukan hanyalah mengambil laptop dan menuangkan semua. Easy, isn’t it ?

Dengan tulisan pula ku temukan tempatku berlabuh,
The place I belong to.
Karena hanya tulisanlah sesuatu yang takkan pernah memprotes, membenci bahkan mengusirku.

Dan dengan tulisan,
Kata-kata yang biasanya norak dan menjijikkan banget untuk diucapkan,
Justru bisa menjadi kata-kata paling indah yang pernah dibaca.
Trust me, aku pernah liat contohnya.

Pas aku ngetik ini, adekku nanya, “hah? Emangnya inspirasi dateng kapan aja gitu? Trus, emang gampang apa ngolah inspirasi gitu? Dan ya, emangnya kamu BISA jadi penulis??”
Haha. Okeh my dear brother, I’ll answer your silly question.
Well, percaya atau tidak, inspirasi itu ada di sekeliling kita. Misal saja di depan kita sedang ada kemacetan parah di jalan raya. Kita bisa langsung bikin puisi tentang itu atau lukisan atau mungkin sebuah cerita, who knows?
Nah, your second question. Gampang, kalo orang itu ngelakuinnya berdasarkan hatinya. Kalau misalnya ada seorang pelukis sejati yang melihat contoh di atas, dimanapun ia berada, apapun yang sedang ia lakukan saat itu, ia pasti akan mengambil secarik kertas lalu menggambar apa yang ada di hadapannya. Begitu juga penulis.
Dan yang ketiga, wah meremehkan sekali dirimu! Aku tak tau bisa atau gak, tapi untuk saat ini aku PERCAYA aku bisa. Hanya itu.

Jadi menurutku, semua itu gampang.
Jadi pelukis? Gampang. Jadi penulis? Gampang. Jadi presiden? Gampang. Bahkan jadi teroris? Itu gampang!
Yang penting ialah, kamu suka. That’s it. Seorang dokter tak mungkin kerjanya becus kalo ia gak suka jadi dokter.

Lakuinlah hal yang kalian suka. Apa yang kalian senangi dari lubuk hati kalian.
Dan liatlah apa yang terjadi.

READ MORE......